Oleh: bhoedi_sp | 03/09/2010

KABLAM, FENOMENA LEDAKAN YANG MENAKJUBKAN!

Kablam!
Fenomena sains yang sangat menakjubkan!!!!

Tiga gambar foto tersebut memperlihatkan pengujian pada tahun 1986 dari sebuah rudal jelajah Tomahawk. Rudal itu menempuh perjalanan sejauh 640 km (400 mil) terbang rendah di atas tanah kemudian diledakkan tepat di atas target, sebuah pesawat tempur yang sedang berbenti. Begitu cantiknya…ujicoba berlangsung sempurna.

Tapi sesuatu yang sangat luar biasa menyita pandangan adalah pada foto bagian tengah.

Lihat dengan seksama. Ketika rudal itu meledak, api awan memperluas dari senjata pusat ledakan membesar bergerak lebih cepat dari kecepatan suara. Meskipun demikian, di gambar kedua Anda dapat melihat tak satu pun awan/api ledakan telah menyentuh pesawat ketika foto diambil.

Tapi yang terlihat adalah pesawat Tomahawak itu terbakar hebat. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ini karena sesuatu yang bergerak lebih cepat bahkan dari puing-puing supersonik: cahaya. Ketika hulu ledak rudal meledak, menembakkan hantaman besar panas dalam bentuk foton inframerah, cahaya yang melakukan perjalanan sekitar satu juta kali lebih cepat dari kecepatan suara. Bukan energi panas api api ledakan yang membaut pesawat terbakar.



Perhatikan bahwa gambar ketiga, merupakan gambar kedua yang diambil dari sudut berbeda.. Tanah di sekitar pesawat diterangi oleh ledakan, padahal belum ada puing api ledakan yang mencapai pesawat dan tanah sekitar pesawat.


Ini sedikit berlawanan dengan ledakan yang bekerja dengan cara biasa yang menganggap bahwa efek ledakan dihasilkan dari memperluas “bola api ledakan”, tetapi ternyata bahwa cahaya memiliki memiliki pengaruh yang besar juga. Sebenarnya, hal ini penting dalam beberapa hal, yakni :

Ledakan yang terjadi pada tabrakan asteroid, kekuatan “blaster” ledakan tidak terlalu besar ketika di ruang angkasa, karena tidak ada udara untuk menciptakan gelombang kejut. Momentum yang dihasilkan hanya diberikan langsung adalah akibat perluasan dari puing-puing awan api ledakan itu sendiri, yang tidak terlalu signifikan. Namun hantaman/blast cahaya panas yang sangat besar membuat suhu asteroid naik sangat tinggi hingga asteroid tersebut menguap….Oh, dan satu hal lagi. Pengujian ini dilakukan 24 tahun yang lalu…

Wallahu a’lam …

Sumber : discovermagazine.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: